Cara Menghitung Jarak Cooling Mold Dengan Perpindahan panas Konduksi

Cara menghitung jarak cooling mold dengan perpindahan panas konduksi merupakan pembahasan menentukan jarak pendingin mould melalui pertimbangan beberapa faktor

Seperti anda tahu bahwa pertimbangan utama dalam pembuatan mold adalah cycle time karena cycle time adalah faktor penting dalam perhitungan tingkat efisiensi produksi

Salah satu faktor untuk menentukan kecepatan cycle time adalah jenis material baja yang digunakan dan jarak lubang cooling terhadap cavity

Setiap material baja atau logam mempunyai nilai thermal conductivity yang berbeda-beda seperti bisa anda lihat dibawah ini :

Thermal Conductivity pada Perpindahan panas Konduksi
Thermal Conductivity pada Perpindahan panas Konduksi

Thermal conductivity dengan simbol K adalah kemampuan material untuk menghantarkan panas dimana laju perpindahan panas sangat tergantuk dari perbedaan suhu dan karakteristik thermal material

Perpindahan panas konduksi diekspresikan melalui persamaan Fourier’s :Cara menghitung jarak cooling mold

Fourier's Law equation adalah Formula untuk menghitung perpindahan panas konduksi
Fourier’s Law equation adalah Formula untuk menghitung perpindahan panas konduksi

Dari formula diatas kita bisa mendapatkan jarak lubang cooling terhadap cavity secara tepat dimana dari artikel terdahulu telah diketahui semua variable yang dibutuhkan

Nilai H bisa dilihat dari Energi perpindahan panas polystyrene seberat 0.4 Kg adalah 25.97 Kcal Cara menghitung jarak cooling mold

Cycle time bisa dilihat dari artikel terkait Rumus laju aliran energi panas proses molding yaitu 20 s

Tapi kali ini kita akan menggunakan formula turunan dari Fourier’s Law equation sebagai berikut :

Cara Menghitung Jarak Cooling Dengan Perpindahan panas Konduksi
Cara Menghitung Jarak Cooling Dengan Perpindahan panas Konduksi

Dari artikel sebelumnya laju aliran energi panas proses molding telah diketahui laju aliran energi sebesar 4674.96 Kcal/hr

Temperatur proses dari polystyrene telah diketahui dari artikel terdahulu Menghitung energi perpindahan panas satu shot yaitu sebesar 246 °C

Temperatur air cooling pendingin juga telah diketahui dari artikel Formula menghitung besar diameter cooling channel mold yaitu 10 °C

Material baja yang umum dipakai untuk injection mold adalah P20 karena mempunyai kekerasan yang cukup yaitu 300 Hrb atau 32 Hrc serta thermal conductivitynya cukup besar yaitu 31.25 Kcal/m-°C-hr dan juga mempunyai kandungan anti karat (Cr) sebanyak 1.75%

Bilamana bentuk produknya bulat dengan diameter 100 mm atau 0.1 m maka jarak L bisa dihitung sebagai berikut :cara menghitung jarak pendingin

A= 3.14 x r²
A = 3.14 x 0.05²
A = 0.00785 m²

dT = 246 – 10 = 236 °C

L = (31.25 x 0.00785 x 236)/ 4674.96
L = 0.001238 m
L = 12.38 mm

Hasil perhitungan jarak lubang saluran cooling channel adalah 12.38 mm

Silahkan baca artikel terkait : Menentukan kebutuhan debit air pendingin injection mould dan Kapasitas chiller pendingin mold

Konversi Thermal Conductivity unit Perpindahan panas konduksi
Konversi Thermal Conductivity unit Perpindahan panas konduksi

Terimakasih telah mampir di blog kami, Artikel ini sifatnya membantu dan apabila ada kekurangan disana-sini mohon dimaklumi menghitung jarak pendingin mold

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *